Selasa, 22 Februari 2011

12 kelompok Suporter Se Jawa Timur dan 8 Kesepakatan Damai


Surabaya - Perwakilan 12 kelompok suporter dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Badrodin Haiti, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Gatot Nurmantyo dan Gubernur Soekarwo menghasilkan kesepakatan bersama.

Mereka yang sepakat menjaga situasi Jawa Timur tetap aman dan kondusif itu Aremania, Bonek Persebaya, Persik Kediri, Persela Lamongan, Gresik United, Boromania Persibo Bojonegoro, Delta Mania Deltras Sidoarjo, PSBI Blitar, Ngalamania Persema Malang, Persekam Metro FC Malang, Persipro Probolinggo dan PS Mojokerto Putra.

Di dalam pertemuan suporter yang bertema 'Dengan semangat persaudaraan, kita bangun suporter sepak bola yang sportif dan bermartabat' di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Selasa (22/2/2011) menghasilkan 8 poin penting.

Inilah kedelapan poin yang ditelah disepakati:
  1. Menjunjung tinggi sportifitas dan tidak saling bermusuhan antar suporter masing-masing klub sepakbola, serta menghilangkan semua rasa kebencian kepada klub atau tim sepakbola yang lain.
  2. Bersama-sama bertekad untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam perjalanan dan selama pertandingan berlangsung
  3. Mengkoordinir suporter sepakbola yang akan melawat atau bertanding ke luar Jawa Timur
  4. Tidak membawa spanduk yang bersifat provokatif serta meneriakkan yel-yel yangdapat menyinggung atau menjelekkan pihak lain
  5. Tidak melakukan tindakan anarkis, termasuk melanggar peraturan lalu lintas dan pelanggaran hukum lainnya
  6. Dalam setiap kegiatan suporter koordinator lapangan bekerjasama dengan petugas keamanan dalam mengamankan suporter masing-masing
  7. Para koordinator suporter mensosialisasikan hasil kesepakatan ini sampai ke lapisan suporter terbawah, bersama-sama dengan forum pimpinan daerah
  8. Forum pimpinan daerah pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota mengimbau kepada media massa untuk menyajikan pemberitaan yang berimbang
"Mulai hari ini dievaluasi setiap tiga bulan sekali. Mungkin ada catatan apa yang harus diperbaiki. Yang pasti semua akan menaati kesepakatan bersama," kata kapolda.

Dalam kesempatan itu Gubernur Soekarwo juga meminta aparat muspida di masing-masing daerah juga menggelar pertemuan antar suporter maupun dengan klub untuk mencari titik temu masalah yang selama ini terjadi.

"Semua harus didorong menjaga keamanan dan ketentraman di Jawa Timur hingga tingkat grassroat," kata Soekarwo. Imbauan gubernur itu diamini pangdam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar