Jumat, 03 Juni 2011
Waw ! Dilarang Naik Motor, Remaja Bikin Sendiri Motor Chopper
Gujarat, India - Apa yang biasanya anak remaja lakukan jika dilarang menggunakan motor karena masih di bawah umur? Daripada merajuk, remaja asal India ini membangun sendiri motor modifikasinya.
Hasilnya lumayan, perjalanan rumah-sekolah-rumah tidak perlu naik bus jemputan atau nebeng temen.
Dia adalah Yash Gehi. Remaja asal Rajkot, Gujarat India, berusia 17 tahun ini memberanikan diri membangun motor Chopper untuk kesehariannya. Biar aman menggunakan motor namun tanpa memiliki SIM, Yash sengaja menggunakan mesin kecil yakni 49 cc. Di India untuk mengendarai motor mesin sekecil itu tak perlu ada SIM.
Untuk membangun motor Chopper impiannya, Yash yang duduk di bangku kelas 11 itu saban hari buka internet untuk mendapatkan inspirasi.
Seperti dilansir seperti dilansir automotto, Yash memanfaatkan komponen motor bekas mulai dari rangka, lampu, mesin, jok, tangki bensin hingga spare part lainnya demi satu tujuan. Cukup cerdik karena dia tidak mendapat dukungan dana.
Untuk bagian lampu dan mesin Yash mendapatkannya dari Luna, salah satu toko di tempat ia tinggal. Selain itu ia juga membeli roda depan dari motor merek lain dan roda belakang milik Bajaj M80.
Sedangkan untuk tangki bensin, Yash mengaplikasikan tangki bensin miliki Yamaha RX100 yang tersemat dalam rangka model rigid (tidak menggunaka suspensi). Rangka rigid sengaja ia buat untuk memperkental aura Chopper.
Tidak sampai di situ cita-citanya. Hasrat memiliki roda dua membawanya kepada ide liar lainnya. Bagaimana tidak, motor Chopper milikinya menggunakan kick starter dan dan pedal starter.
Modelnya cukup unik. Namun Chopper yang ia bangun dinilai cukup presisi. Setelah diuji coba, Chopper 49 cc bisa berjalan hingga batas kecepatan 60 km/jam. Hasil yang baik untuk permulaan.
Kamis, 02 Juni 2011
Wah, Ada Pesawat Terbang Berbatik dan Helikopter dari Botol Oli !
Bandung - Bisa-bisa saja ide peserta Lomba Kreativitas Merancang Miniatur Pesawat Terbang dan Helikopter di SMA Angkasa, Kamis (2/6/2011). Ada yang membalut miniatur pesawat terbang dengan kain batik, ada juga yang membuat helikopter dari botol bekas oli.
Peserta yang merupakan siswa SMP dari sekolah di Bandung dan Cimahi itu harus berkreasi merancang pesawat terbang dan helikopter dari barang bekas yang mereka bawa sendiri.
Septiani (13) misalnya, siswi kelas X SMP 12 Bandung ini membuat pesawat dari kaleng bekas minuman soda, botol bekas susu, kardus dan barang bekas lainnya. Ia telah berhasil menyelesaikan miniaturnya setengah jam sebelum waktu yang diberikan panitia habis.
"Udah 2 hari latihan. Digambar, dibayang-bayangin nanti jadinya seperti apa, dan bahannya kaya gimana," cerita Septiani saat ditemui di sela lomba.
Ia mengaku, awalnya tak tertarik dengan kedirgantaraan, namun setelah mengikuti lomba ini, ia kini mengaku jadi suka dengan pesawat.
"Awalnya sih cuma karena disuruh ikut aja, ingin tambah pengalaman ikut lomba. Saya sih enggak terlalu suka pesawat. Tapi sekarang jadi suka," katanya.
Beda lagi dengan Fajar (13) kelas X SMP Angkasa yang justru suka dengan dunia kedirgantaraan. Dalam lomba ini, ia berkreasi dengan botol bekas oli untuk membuat miniatur helikopter.
"Bahannya dari bekas botol oli, botol minuman, sendal jepit bekas, tutup odol, pisau plastik, tutup minuman plastik," tutur Fajar saat ditanya apa saja bahan yang digunakan untuk miniatur helikopternya.
Fajar mengaku, selama seminggu ia telah berlatih. Ia pun membawa foto hasil karya latihannya itu.
"Saya suka pesawat," katanya saat ditanya kenapa ia ingin mengikuti lomba tersebut.
Dari botol bekas oli, Fajar membuat badan helikopternya, baling-balingnya ia buat dari pisau plastik berwarna putih, sementara rodanya ia buat dari tutup bekas botol minuman yang diisi dengan potongan sendal jepit.
Saat latihan, ia bisa membuatnya dalam waktu 3 jam. Ia pun berharap hasil karyanya itu bisa membawanya jadi pemenang.
Juri lomba ini terdiri dari 3 orang, mereka yaitu Kapten Jatmiko dari TNI AU, Budianto dari PT DI, dan Uhen Adi Saputra dari SMA Angkasa.
"Kriteria pemenangnya ada banyak. Mulai dari ide, keunikan, kemandirian, dan performance. 3 juri ini beda-beda menilainya," ujar Uhen.
Selain itu bahan yang digunakan peserta pun akan mempengaruhi penilaian.
"Kalau ada yang pakai barang baru, bukan barang bekas, itu akan mempengaruhi. Karena kan ini harus dari barang bekas," katanya.
Pemenang akan mendapat hadiah berupa piala dan uang tunai. Sementara seluruh peserta akan mendapat sertifikat.
"Kami mengapresiasi karya seluruh peserta," katanya.
Pantauan para wartawan, kebanyakan peserta menggunakan bahan dari kardus atau botol air mineral sebagai rangka. Untuk mewarnai pesawatnya ada yang menggunakan cat, pilox, kertas berwarna, bahkan ada yang membalutnya dengan kain batik bekas yang dibawanya.
Rabu, 01 Juni 2011
Habibie Sebut 'VOC' Zaman Baru, SBY Minta Renegosiasi Kontrak Asing
Jakarta - Ada yang menarik dari pidato mantan presiden BJ Habibie. Pengalihan kekayaan alam Indonesia ke pihak asing di era globalisasi dianggapnya bentuk VOC gaya baru. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merespons hal ini dengan mewacanakan renegosiasi kontrak dengan perusahaan asing.
Untuk diketahui, VOC adalah kepanjangan dari (Verenigte Oostindische Companie), sebuah organisasi kamar dagang Belanda yang mengeruk kekayaan Tanah Air saat zaman penjajahan dulu. Kini, pengalihan kekayaan alam negara ke pihak asing, dianggap oleh Habibie sebagai VOC dengan baju baru.
"Salah satu manifestasi globalisasi dalam bidang ekonomi, misalnya, adalah pengalihan kekayaan alam suatu negara ke negara lain, yang setelah diolah dengan nilai tambah yang tinggi, kemudian menjual produk-produk ke negara asal, sedemikian rupa sehingga rakyat harus membeli jam kerja bangsa lain. Ini adalah penjajahan dalam bentuk baru, neo-colonialism, atau dalam pengertian sejarah kita, suatu "VOC (Verenigte Oostindische Companie) dengan baju baru," kata Habibie.
Hal tersebut dia sampaikan saat menyampaikan pidato peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2011).
"Implementasi sila ke-5 untuk menghadapi globalisasi dalam makna neo-colnialism atau "VOC-baju baru" itu adalah bagaimana kita memperhatikan dan memperjuangkan "jam kerja" bagi rakyat Indonesia sendiri, dengan cara meningkatkan kesempatan kerja melalui berbagai kebijakan dan strategi yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat," tambah Habibie.
Apa yang disampaikan Habibie langsung mendapat respons positif dari SBY. Saat mendapat giliran pidato, SBY menyampaikan kesamaan pandangannya dengan Habibie dalam hal pengembalian kekayaan negara ke kantong sendiri.
"Saya setuju. Itulah kita lakukan kontrak-kontrak baru benar dan adil. Mari kita ubah agar tidak terjadi lagi di masa depan," ucap SBY.
Nah, pernyataan SBY rupanya tidak hanya berhenti di situ. Dalam acara pemaparan laporan BPK tentang keuangan pemerintah, SBY kembali menegaskan pentingnya renegosiasi kontrak dengan pejabat asing.
Menurut kepala negara, pemerintah sedang melakukan analisa ulang dari kontrak-kontrak yang sudah ada. Apakah kontrak tersebut sudah benar-benar logis dan menguntungkan negara.
"Saya tidak akan menyalahkan masa lalu, bisa jadi dulu memang kita sangat memerlukan investasi untuk industri kita. Barangkali bargaining position kita juga tidak sekuat sekarang terjadilah kontrak itu. Tetapi manakala kontrak itu sangat menciderai rasa keadilan dan tidak logis, ada pintu sebetulnya untuk bicara baik-baik renegosiasi, dengan catatan dalam rangka sanctity of contract," kata SBY di Istana Negara.
"Sangat bisa ada retaliasi. Dengan cara baik-baik renegosiasi itupun terbuka. Pemerintah sekarang sedang menempuh itu dengan cara sebijak-bijaknya untuk tujuan yang baik. Yang jelas kontrak sekarang dan ke depan ingin kita pastikan semua berjalan logis, lancar dan adil, membawa manfaat," tegas SBY.
Senin, 30 Mei 2011
Qatar Beli Piala Dunia 2022 ?
Zurich - Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, mengakui bahwa dia pernah mengirim email ke Wakil Presiden FIFA, Jack Warner, yang berisi dugaan Qatar sudah "membeli" Piala Dunia 2022.
Permasalahan email itu pertama kali diungkapkan oleh Warner dalam komentarnya pasca dihukum FIFA. Dia, yang bersama Mohamed Bin Hammam diduga terlibat penyuapan anggota Persatuan Sepakbola Karibia (CFU), menyebut Valcke pernah mengiriminya email yang membahas pencalonan Bin Hammam dalam pemilihan presiden FIFA.
Tapi, Valcke juga secara tak langsung menyinggung kemenangan Qatar dalam bidding Piala Dunia 2022, di mana Bin Hammam menjadi salah satu tim sukses negara Timur Tengah itu.
"Untuk Mohamed Bin Hammam, saya tak pernah mengerti mengapa dia maju (dalam pemilihan," demikian tulis Valcke, seperti ditunjukkan oleh Warner.
"Apakah benar-benar dia berpikir dia punya peluang atau cuma mengambil cara yang ekstrim untuk menunjukkan ketidaksukaannya kepada JSB (Josep Blatter). Atau dia berpikir Anda bisa membeli FIFA seperti mereka membeli WC (World Cup)."
"Saya telah bertaruh sejak hari pertama, dia akan mundur, tapi pada 1 Juni (hari pemilihan) setelah dia berpidato 10 menit. Dengan demikian, dia bisa bilang dia mendorong Blatter untuk membuat komitmen baru dan mendapat aplaus."
Saat dikonfirmasi, Valcke tak menyangkal pernah mengirim email tersebut kepada Warner.
"Itu adalah email pribadi dan kami akan mendiskusikannya. Dia mengirim email ke saya dan bertanya apakah saya menginginkannya (Bin Hammam maju), dia bilang bahwa saya seharusnya meminta Bin Hammam menarik diri," ungkap Valcke, seperti dilansir Reuters.
Valcke menjelaskan bahwa yang dipublikasikan oleh Warner cuma sebagian dari keseluruhan isi email. Dia juga membantah sudah memengaruhi keputusan Komite Etik FIFA terkait hukuman skorsing untuk Warner dan Bin Hammam.
"Pertama kali saya bertemu Ketua Komite Etika adalah kemarin jam 5 sebelum kami pergi ke konferensi pers. Saya tak ada kontak sama sekali dengan siapa pun," tambah pria asal Prancis ini.
555 Polisi Siap Amankan SMPTN 2011 di Bandung
Bandung - Sebanyak 555 personel dari jajaran Polrestabes Bandung disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan SNMPTN 2011 Panlok Bandung. Mereka menyebar dan ditempatkan di lokasi-lokasi ujian yang sudah ditentukan panitia lokal (Panlok) SNMPTN.
"Nantinya pengamanan dilakukan secara tertutup dan terbuka," ujar Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami saat ditemui wartawan di Mapolrestabes Bandung, Senin (30/5/2011).
Endang mengatakan, jumlah personel itu berasal dari setiap polsek-polsek yang berada di lokasi pelaksanaan ujian SNMPTN. Teknis pengamanan berkoordinasi dengan pihak panitia SNMPTN.
"Di setiap tempat ujian itu bakal ada anggota yang siap melakukan pengamanan," ujar Endang.
Ia menuturkan, pelaksanaan SNMPTN 2011 Panlok Bandung berlangsung 31 Mei hingga 4 Juni. Ujian terbagi dua yakni ujian tertulis pada 31 Mei hingga 1 Juni, serta ujian keterampilan 3-4 Juni yang digelar di kampus UPI dan ITB. Ujian tersebut diikuti 35.248 peserta.
Kamis, 10 Maret 2011
Wow,Tim Ekspedisi ITB Temukan Species Begonia Baru di Pagaralam
Palembang - Tim Ekspedisi Bukitbarisan yang terdiri dari Kopassus dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menemukan jenis tanaman Begonia baru atau belum diketahui nama latinnya. Tanaman tersebut ditemukan di kawasan Hutan Bambu, Kelurahan Curup Jare, Kecamatan Pagaralam Utara, tepatnya berada di aliran sungai Air Betung.
Hal ini disampaikan Tim Ahli dari ITB, Arif didampingi Andri, yang melakukan penelitian dengan pengambilan contoh tanaman yang ada. Jenis tanaman yang dimaksud masuk marga Begonia dengan tipe tanaman herba atau bukan jenis tanaman kayu.
”Belum diketahui persis langka atau tidak, hanya saja tanaman ini belum diketahui nama spesiesnya dan jarang ditemui. Setelah kita pelajari sementara dan informasi dari labor ITB belum ada sample tanamannya, kendati demikian masuk marga Begonia,” ujar Arif, kepada pers di Pagaralam, Kamis (10/03/2011).
Jenis tanaman ini lanjutnya hanya bisa ditemukan di tepian aliran sungai atau di tempat lembab dan tumbuh di antara bebatuan cadas. Dalam radius 1 kilometer di aliran sungai Air Betung hanya ditemui beberapa saja. Ciri tanaman ini, tinggi batangnya tidak lebih 1 meter, dengan bentuk daun cukup lebar.
Tanaman ini ditemukan dalam kondisi rusak di bagian daun karena dimakan serangga. Hal ini mungkin menjadi pemicu tanaman ini cukup sulit ditemukan karena sebelum muncul kuncupnya langsung dimakan serangga.
“Tiga hari eksplorasi ditemukan dua spesies jenis tanaman ini, satu dengan bentuk daun berbintik-bintik dan satunya lagi daunnya polos dengan warna agak kemerahan di bagian belakang permukaan daun,” terangnya.
Sample tanaman yang diambil sengaja bukan tanaman lokal. Di antaranya, anggrek tanah yang cukup unik yang tumbuhnya di atas tanah, ukuran kecil. Juga ditemukan dua jenis, satu berwarna merah dan satunya warna kehijau-hijauan. Selain flora, juga dicari sample beberapa jenis fauna. Di antaranya, beberapa jenis katak yang hidup di habitat alam Pagaralam, beberapa jenis ikan, udang, hingga burung yang hanya diambil dokumentasinya yang terekam oleh kamera.
“Sebagian sample flora (tanaman) telah dipacking sedikitnya ada 30 macam, yang nantinya akan kita kirim dan diteliti lebih lanjut, begitupun sample flora diawetkan menggunakan formalin dan alkohol,” kata Arif.
Selasa, 08 Maret 2011
Pesawat tempur Libia gempur pemberontak
Libya - Angkatan udara Libia menyerang Ras Lanuf yang diduduki pemberontak
Pesawat-pesawat tempur angkatan udara Libia kembali menyerang pelabuhan minyak Ras Lanuf yang diduduki pemberontak.
Menurut laporan para wartawan dari kantor berita AP dan AFP, pesawat-pesawat itu menjatuhkan rudal ke posisi pemberontak di gurun sebelah timur kota Ras Lanuf yang direbut pasukan pemberontak Jumat lalu.
Sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa yang jatuh.
Seorang juru bicara pihak pemberontak mengatakan utusan Kolonel Muammar Gaddafi menawarkan diri untuk berunding soal pengunduran diri pemimin Libia itu tetapi tawaran itu ditolak.
Pernyataan ini belum mendapat tanggapan dari pihak Gaddafi yang di masa lalu selalu menolak untuk menyerahkan kekuasaan.
Gaddafi selama ini mengatakan bahwa dia tidak mempunyai jabatan resmi sehingga tidak mungkin baginya untuk mundur.
Wartawan BBC di Tripoli Wyre Davies mengatakan pihak Gaddafi merasa bahwa mereka mengalami kemajuan secara militer dan memperkuat posisi mereka di Libia Barat.
Pada hari Senin pasukan pro Gaddafi merebut kembali kota Bin Jawad yang berada di sebelah barat Ras Lanuf.
Pasukan pro Gaddafi menggunakan helikopter bersenjata dan artileri bera untuk memukul mundur pasukan pemberontak.
Langganan:
Postingan (Atom)






